Digital media management of the Instagram account @diengbersih in the waste management campaign (2024-2025)
Keywords:
Digital media management, Environmental campaign, Agenda setting, Community, InstagramAbstract
This research focused on analyzing digital media management on the @diengbersih Instagram account in a campaign to address waste issues in the Dieng tourist area in 2024-2025. The focus of this study is directed at the application of four media management functions planning, organizing, actuating, and controlling and their relationship with agenda-setting theory in shaping public awareness of environmental issues. This study uses a constructivist paradigm with a qualitative descriptive method. Data were obtained through in-depth interviews with three informants: the community leader, social media manager, and project manager; observation of the Instagram feed, reels, and story content of the @diengbersih account during the 2024-2025 period; and documentation. The results show that the digital media management function is implemented collaboratively and participatively. Agenda-setting theory plays a role in explaining how communities determine issues, direct public attention to environmental issues, and regulate publication momentum. Environmental communication plays a role in the planning and actuating stages, where communities instill ecological values and build community participation through visual and narrative messages. KPI-based evaluation reveals increased engagement, collaboration among communities, and heightened public awareness of environmental issues. This research highlights the significance of strategic, educational, and sustainable digital media management in fostering community-based environmental communication practices.
References
I. Sukmono, A. Kuswanti, dan M. A. Muqsith, “G-Tech : Jurnal Teknologi Terapan Berdaya dengan Media Digital : PANDAWARA Group,” vol. 8, no. 4, hal. 2143–2153, 2024.
2. A. Dumadi, “Puluhan Tahun Menumpuk, Gunungan Sampah di Kawasan Wisata Dieng Kini Disulap Menjadi Rupiah Artikel ini sudah tayang di tvonenews.com pada hari Rabu, 6 September 2023 - 14:44 WIB Judul Artikel : Puluhan Tahun Menumpuk, Gunungan Sampah di Kawasan Wisata Di,” tvonenews, 2023. https://www.tvonenews.com/daerah/jateng/150528-puluhan-tahun-menumpuk-gunungan-sampah-di-kawasan-wisata-dieng-kini-disulap-menjadi-rupiah
3. UU No.18, “UU No 18 Tentang Pengelolaan Sampah,” Republik Indones., vol. 49, hal. 1–46, 2008.
4. M. Dhamayanti, S. Dewi, S. Ratna, dan B. R. Alfathi, “Integrating Digital Media into Culturally Rooted Environmental Events to Promote Sustainable Lifestyle,” vol. 17, no. 2, 2025.
5. A. J. Elysia, “Peran Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Kesadaran Generasi Muda terdahap Isu Lingkungan,” Prologia, vol. Vol. 9, hal. 1–11, 2025.
6. A. Fadli dan H. Sazali, “Peran Media Sosial Instagram @Greenpeaceid Sebagai Media Kampanye Dalam Menjaga Lingkungan,” J. Ilmu Komun. UHO J. Penelit. Kaji. Ilmu Komun. dan Inf., vol. 8, no. 2, hal. 209–222, 2023, doi: 10.52423/jikuho.v8i2.32.
7. A. Dirgantara dan R. Fauzi, “Pengaruh Social Media Campaign Bijakkelolasampah Terhadap Sikap Peduli Lingkungan Pada Followers Waste4change,” J. Ilm. Tek. Inform. dan Komun., vol. 4, no. 1, hal. 127–140, 2024, doi: 10.55606/juitik.v4i1.753.
8. Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D (Edisi Revisi). Bandung: Alfabeta, 2022.
9. L. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif . Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja RosadKarya, 2018.
10. M. Naeem, W. Ozuem, K. Howell, dan S. Ranfagni, “Demystification and Actualisation of Data Saturation in Qualitative Research Through Thematic Analysis,” 2024, doi: 10.1177/16094069241229777.
11. A. M. Kaplan dan M. Haenlein, “Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media,” Bus. Horiz., vol. 53, no. 1, hal. 59–68, 2010, doi: 10.1016/j.bushor.2009.09.003.
12. U. Wahyudin, “Strategi Komunikasi Lingkungan Dalam Membangun Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan,” J. Common, vol. 1, no. 2, hal. 136–144, 2017, doi: 10.34010/common.v1i2.576.
13. M. E. Mccombs dan D. L. Shaw, “The agenda-setting function of mass media,” Public Opin. Q., vol. 36, no. 2, hal. 176–187, 1972, doi: 10.1086/267990.
14. W. T. Wicaksana dan V. D. Adiprabowo, “Peran Akun @kitabisacom dalam Kampanye Sosial di Instagram,” J. Pustaka Komun., vol. 8, no. 1, hal. 119–131, 2025, doi: 10.32509/pustakom.v8i1.4622.
15. C. D. Erlinda dan Erwin Rasyid, “Manajemen Media Digital Muhammadiyah Melalui Akun Instagram @lensamu,” J. Audiens, vol. 4, no. 1, hal. 170–181, 2023, doi: 10.18196/jas.v4i1.15.
16. M. Fauzan dan M. Yahya, “Komunikasi Organisasi Dalam Membangun Sinergitas Organisasi Otonom Cabang Muhammadiyah Belopa Kabupaten Luwu,” J. Komun. dan Organ., vol. 7, no. 1, hal. 21–26, 2025, doi: 10.26618/jko.v7i1.17587.
17. M. Alif, L. Hanief, S. Astuty, dan U. L. Mangkurat, “Kampanye Lingkungan di Akun Instagram zerowaste . id untuk Mengedukasi Masyarakat,” vol. 7, no. 2013, hal. 278–292, 2024.
18. E. Mrogers dan J. Wdearing, “Agenda-Setting Research: Where Has It Been, Where Is It Going?,” Ann. Int. Commun. Assoc., vol. 11, no. 1, hal. 555–594, 1988, doi: 10.1080/23808985.1988.11678708.
19. R. Sabila dan Y. Yusuf, “Peran Media Sosial Instagram @pandawaragroup sebagai Media Kampanye dalam Menjaga Lingkungan,” Ranah Res. J. Multidiscip. Res. Dev., vol. 7, no. 2, hal. 1334–1341, 2025, doi: 10.38035/rrj.v7i2.1358.
20. H. Santoso. A. P. Soraya., “Strategi Kampanye Digital Di Instagram Detikcom Untuk Meningkatkan Engagement Melalui Meta Business Suite,” EduTIK J. Pendidik. Teknol. Inf. dan Komun., vol. vol, 5, 2025.
21. F. G. Sukmono, A. Putri, S. Kencana, dan F. N. Ridho, “ Digital Media Management of The Official Instagram Account of The Communication and Informatics Office of Yogyakarta in The Pandemic Era,” vol. 2, no. 2021, 2022.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.